Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru. Selengkapnya pada Jadilah Seperti Kopi

Foto No :
1. Ramah Tamah dengan Pengajar, bak menemukan perhatian & kasih sayang yang hilang
2. Senyumnya tak seindah realitas kehidupanya
3. & 5. Suasana rumah mereka, disanalah ia berteduh dari panas & hujan
4. & 6 Semangatnya untuk terus belajar membuat mereka nyaman dengan hadirnya Yayasan
“Huek, huek… huuk!” Akhirnya muntah juga. Perutku seperti diaduk-aduk. Bau busuk rasanya tak hilang-hilang dari hidungku.
“Masya Allah, telurnya busuk. Nggak jadi deh orak-arik kangkungnya!” Aku bergumam kesal. Segera aku mengangkat wajan dan membawanya keluar. Mantan orak-arik kangkungku kubuang perlahan di tempat sampah. “Tapi ganti sayur apa?” tanyaku dalam hati. Tak lama aku mendapat ide. Selengkapnya pada Menengok Tanah Impian
Sang Guru bijak, pagi itu menerima kembali tiga murid terbaiknya, yang telah pergi merantau selama tiga tahun. Mereka turun gunung dari kampung ke kampung dan dan dari kota ke kota, untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan dari Sang Guru: Apakah makna kekayaan bagi manusia? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menentukan, siapakah yang akan menjadi pengganti sang Guru kelak. Maka kini tibalah saatnya bagi mereka untuk menjawab pertanyaan Sang Guru: Selengkapnya pada Kisah Tiga Murid
SEPUHUN kayu daunnya rimbun, lebat bunganya serta buahnya, walaupun hidup seribu tahun, kalau tak sembahyang apa gunanya, walaupun hidup seribu tahun kalau tak sembahyang apa guuunanya, _ cek kecrek_. cek kecrek. Selengkapnya pada Anak-anak yang terlantar
Recent Comments